Emil Audero Mulyadi, kiper kelahiran Mataram, sempat menolak panggilan ke Timnas Indonesia. Penolakan itu kini diungkapkannya dalam sebuah pengakuan jujur.

Meski sebelumnya sempat mengatakan "tidak", Audero kini justru merasa bangga bisa membela panji Merah-Putih. Pilihannya untuk membela Timnas Indonesia diakuinya sudah bulat.

Perubahan sikap tersebut disampaikan Audero tanpa merinci alasan di balik penolakan awalnya.

OPINI REDAKSI

Analisis lekakick

Perubahan hati Emil Audero dari menolak menjadi bangga membela Timnas Indonesia menunjukkan bahwa proses meyakinkan pemain keturunan tidak selalu berjalan mulus. Ada dinamika pribadi yang bisa berubah seiring waktu, dan keputusan akhirnya menjadi kabar baik bagi timnas.

Dengan bergabungnya Audero, lini penjaga gawang Timnas Indonesia berpotensi semakin kompetitif. Meski detail peran atau persaingan internal belum diungkap, kehadiran pemain yang lahir di Mataram ini bisa menambah kedalaman skuat.

Ke depannya, publik tentu menantikan kontribusi nyata Audero di bawah mistar gawang. Komitmennya yang kini diucapkan dengan bangga diharapkan bisa diterjemahkan dalam performa saat membela panji Merah-Putih.

Laporkan kesalahan di artikel ini

Sumber laporan