Federasi sepak bola Indonesia mengecam keras insiden kekerasan yang menimpa skuad muda Persib Bandung. Mereka baru saja mengakhiri turnamen Elite Pro Academy di Solo.
Menurut laporan Bola.com, Yunus Nusi selaku Sekretaris Jenderal PSSI menyampaikan rasa prihatin atas dugaan penyerangan yang menimpa rombongan Persib U-18 seusai turnamen di Solo, Jawa Tengah.
PSSI meminta pihak berwenang menindak pelaku dan memberikan hukuman yang setimpal.
Analisis lekakick
Kecaman tegas PSSI menunjukkan federasi tidak menoleransi kekerasan terhadap peserta kompetisi usia muda. Turnamen EPA seharusnya menjadi ajang pembinaan yang aman, bukan justru memunculkan insiden yang membahayakan pemain dan ofisial.
Langkah PSSI menuntut hukuman berat bagi pelaku bisa menjadi sinyal penting untuk mencegah kejadian serupa. Jika penanganannya lamban atau tidak tegas, kepercayaan klub dan orang tua terhadap kompetisi usia muda berpotensi menurun.
Ke depan, publik patut menunggu hasil investigasi dan apakah ada sanksi yang dijatuhkan. Kasus ini juga menjadi pengingat bagi penyelenggara untuk memperkuat pengamanan di setiap pertandingan atau turnamen.


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5400184/original/044015200_1762068222-InShot_20251102_134540718.jpg)
